topbella

Senin, 19 Oktober 2015

7 Orang Dengan IQ Tertinggi di Dunia.
1.WILLIAM JAMES SIDIS
Bukan Einstein, Thomas Alva Edison tidak. Tapi itu adalah William James Sidis. Pria warga negara Amerika Serikat yang menjadi manusia paling jenius di dunia. Mengapa ia dikenal ke seluruh dunia? Orang ini terlalu pintar. Hanya 11 tahun, ia telah memasuki Universitas. Dia menjadi mahasiswa termudadi Harvard University. Sepanjang hidupnya, Sidis telah menguasai 200 bahasa di dunia. Bahkan, ia hafal semacam bahasa secara keseluruhan hanya dalam 1 hari. Kecerdasanyang luar biasa membuatnya gila. Dia tidak punya teman atau pacar. Bahkan ia meninggalkan rumah, meninggalkan keluarganya dan pengasingan. Dia meninggal pada usia 46 tahun dalam keadaan menganggur, terasing, dan sangat miskin. Dengan IQ lebih dari 250 ia menjadi orang paling jenius.
2.KIM UNG YONG
Satu-satunya orang paling jenius yang masihhidup hari ini. Kim Ung Yong berada di peringkat kedua sebagai orang paling jeniusdi dunia. Tercatat dalam Guinness Book Of Records sebagai pemilik IQ tertinggi di dunia saat ini, IQ 210. Dia adalah warga negara Korea. Mungkin, ia terlahir ke dunia sebagai bayi ajaib. Kim Kecil yang berusia 3 tahun, sudah bisa baca-tulis dalam 4 bahasa (Inggris, Korea, Jepang, dan Jerman). Pada usia 7 tahun, Kim diundang ke Amerika Serikat oleh NASA. Ia menyelesaikan ProfesorPh.D di Colorado State University sebelum usia 16 tahun. Kembali ke Korea ia mendapatkan gelar doktor di bidang teknik sipil. Sekarang dia bekerja untuk NASA.
3.CHRISTOPHER LANGAN
Christopher Michael Langan peringkat ketigasebagai orang paling jenius di dunia versi Guinness buku catatan. Warga negara Amerika Serikat yang berada di daftar nomor 2 buku Guinness of Records dengan IQ 195.
4.SIR ISAAC NEWTON
Sir Isaac Newton adalah seorang ilmuwan yang berada di peringkat keempat sebagai orang paling jenius di dunia. Para ilmuwan yang menyimpulkan hukum Gravitasi. Ini terkenal dengan pohon apel itu. Seorang fisikawan, matematikawan, filsuf alam, astronom, dan teolog yang berasal dari Inggris. Newton memiliki IQ 190.
5.MARILYN VOS SAVANT
Marilyn Vos Savant menduduki peringkat kelima sebagai orang paling jenius di dunia. Seorang penulis dari Amerika Serikat. Terdaftar sebagai pemilik IQ 3 tertinggi di Guinness Book of Record saat ini. Dengan IQ lebih dari 186.
6.LEONARDO DA VINCI
Siapa yang tak kenal Leonardo Da Vinci? Seniman terkenal dari Italia adalah peringkatkeenam sebagai orang paling jenius di dunia. Tapi lebih banyak menghabiskan hidupnya di Perancis. Karya-karya paling terkenal dari Da Vinci Mona Lisa adalah lukisan. Da Vinci memiliki IQ 180.
7.JOHANN WOLFGANG VON GOETHE
Johann Wolfgang von Goethe menempati peringkat ketujuh orang jenius paling Guinness Book of Records. Seorang ilmuwandan penulis dari Jerman. Goethe adalah tokoh dunia yang paling penting dalam sastra Jerman. Ia memiliki IQ 179.

Jumat, 22 Mei 2015

ASUHAN KEPERAWATAN KELEBIHAN DAN KEKURANGAN CAIRAN



KELEBIHAN VOLUME CAIRAN DAN ELEKTROLIT


DEFINISI
Keadaan di mana seorang individu mengalami atau beresiko mengalami kelebihan cairan intraseluler atau intrestisial.

ETIOLOGI
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN
Patofisiologis
Berhubungan dengan gangguan mekanisme regulator sekunder terhadap gagal ginjal, akut   atau kronis.
Berhubungan dengan peningkatan preload, penurunan kontraktilitas, dan penurunan curah jantung sekunder terhadap :
·         Infark miokard
·         Gagal jantung kongesif
·         Gagal ventrikel kiri
·         Penyakit katup
·         Takikardia/aritmia
Berhubungan dengan hipertensi porta, tekanan osmotik koloid plasma rendah, dan retensi narium sekunder terhadap :
·         Pnyakit hepar
·         Sirosis
·         Asites
·         Kanker
Berhubungan dengan kerusakan arus balik vena sekunder terhadap :
·         Varikose vena
·         Penyakit vaskular perifer
·         Trombus
·         Feblitis kronis
·         Imobilitas

Tindakan yang Berhubungan
Yang berhubungan dengan retensi natrium dan air sekunder terhadap terapi kortikosteroid

Situasional (Personal, Lingkungan)
Berhubungan dengan kelebihan masukan natrium/masukan cairan
Berhubungan dengan rendahnya masukan protein :
·         Diet lemak
·         Malnutrisi
Berhubungan dengan venostasis/pengumpulan venosa sekunder terhadap :
·         Imobilitas
·         Bidai atau balutan yang kuat
·         Berdiri atau duduk dalam waktu yang lama
Berhubungan dengan kompresi vena oleh uterusyang hamil
Berhubungan dengan drainase limfatik yang tidak adekuat sekunder terhadap mastektomi



Maturasional
Lansia
Berhubungan dengan kerusakan arus balik vena sekunder terhadap peningkatan resisten perifer dan penurunan efisiensi katup

TANDA-TANDA GEJALA
Kriteria Mayor (Harus terdapat)
·         Edema
·         Kulit menegang, mengkilap



Kriteria Minor (Mungkin terdapat)
·         Masukan lebih banyak daripada keluaran
·         Sesak napas
·         Kenaikan berat badan
(Lynda Juall,2005)

PEMERIKSAAN PENUNJANG
1.Elektrolit serum
Pemeriksaan kadar elektrolit serum sering di lakukan untuk melengkapi adanya gangguan keseimbangan caran dan elektrolit pemeriksan yanng paling sering adalah,natrium kalium,klorida dan ion bikarbonat.
2.pemeriksaan HT(Hematokrit)
Hematokrit adalah proporsi volume darah yang terdiri dari sel darah merah.
Normal nilai HT(Hematokrit)
-laki laki : 40%- 54%
-perempuan :37% -47%
Hematokrit turun menyebabkan hipovalemia
Hematokrit merupakan perbandingan atau proporsi volume sample darah dengan sel darah merah ,jadi pemeriksaan Hematokrit di hubungkan dengan kekentalan darah
3. Ph Urine
Menunjukan tingkat keasaman urin yang mnggambarkan keseimbangan asam basa Ph urin normalnya 4,6 – 8
Pada kondisi oksidasi metabolik keasaman darah yang berlebihan yang di tandai dengan rendahnya kadar bikarbonat dalam darah)
4.Berat Jenis Urine
Normalnya 1,003; 1,030
Berat jenis urine di pengaruhi oleh jumlah urine ,Komposisi urine ,fungsi pemekatan ginjal
Berat jenis urine tinggi :diabetes melitus ,nefrotis akut,demam
Berat jenis urine rendah :stadium terminal,nefritis
                                                                                                   (perry potter,2005)
PENATALAKSANAAN
1.      Pemberian deuretik jika pembatasan diet natrium tidak cukup untuk mengurangi edema dengan mencegah reabsorbsi natrium dan air oleh ginjal.
2.      Pengkajian masalah yang berat seperti edema,peningkatan tekanan vena sentral,bunyi nafas dan warna kulit.
3.      Infus berhenti bila pemberian cairan natrium berlebihan

KRITERIA HASIL
Individu akan :
·         Mengungkapkan faktor-faktor penyebab dan metode-metode pencegahan edema
·         Memperlihatkan penurunan edema perifer dan sakral

NO
INTERVENSI
RASIONAL
1
Kaji tanda-tanda vital :
·         Catat perubahan Tekanan Darah
·         Demam
·         Turgor kulit
·         Kelembapan membran mukosa
Mengetahui keadaan umum klien
2
Kaji adanya/lokasi pembentukan edema
Edema mungkin umum atau lokal pada area dependen. Pasien lansia dapat mengalami edema dependen dengan kelebihan cairan yang lebih kecil
3
Tentukan pola makan pada klien dan tentukan diet
Agar asupan makanan pada pasien tetap terjaga
4
Anjurkan untuk mengurangi  garam dan terapkan diet yang tepat
Untuk mengajarkan kepada klien agar tidak terjadi hipervolemia
5
Bantu dengan identifikasi/pengobatan penyebab dasar
Rujuk pada faktor predisposisi/pemberat



(Doengoes,edisi 3;Perry Potter,2005)









  





 

  
KEKURANGAN  VOLUME  CAIRAN DAN ELEKTROLIT

DEFINISI
Keadaan di mana seorang individu yang tidak menjalani puasa mengalami atau beresiko mengalami dehidrasi vaskular, intertisial atau intravaskular

ETIOLOGI
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN
Patofisiologis
Berhubungan dengan haluaran urine yang berlebihan
Diabetes tak terkontrol
Diabetes insipidus (ketidakadekuatan hormon diuretik)
Berhubungan dengan peningkatan permeabilitas kapiler dan kehilangan dengan jalan evaporatif karena luka bakar
Berhubungan dengan kehilangan sekunder akibat:
Demam atau peningkatan laju metabolik
Drainase abnormal (misalnya luka,mensis yang berlebihan)
Peritonitis
Diare

Situasional (personal, lingkungan)
Berhubungan dengan muntah /mual
Berhubungan dengan menurunnya motivasi untuk minum cairan sekunder akibat depresi atau keletihan
Berhubungan dengan masalah diet atau puasa
Berhubngan dengan makanan melalui selang dengan pelarut tinggi
Berhubungan dengan kesuitan menelan atau makan sendiri sekunder akibat nyeri mulut,keletihan
Berhubungan dengan panas atau sinar matahari yang berlebihan,kekeringan
Berhubungan dengan kehilngan berlebihan melalui kateter menetap atau drein
Berhubungan dengan ketidakcukupan cairan untuk upaya olahraga atau kondisi cuaca
Berhubungan dengan penggunaan laksatif,enema diuretik,alkohol yang berlebihan
Maturasional
Bayi atau anak
Berhubungan dengan peningkatan kerentanan sekunder akibat penurunan penerimaan cairan dan penurunan kemampuan untuk memekatkan urine
Lansia
Berhubungan dengan kerentanan sekunder akibat penurunan penerimaan cairan dan penurunan sensasi haus
(Lynda Juall,2005)

TANDA-TANDA GEJALA
Batasan Karakteristik Mayor (Harus terdapat)
·         Ketidakcukupan masukan cairan per oral
·         Keseimbangan negatif antara masukan dan haluaran
·         Penurunan berat badan
·         Kulit/membran mukosa kering


Batasan Karakteristik Minor (Mungkin terdapat)
·         Peningkatan natrium serum
·         Penurunan haluaran urine atau haluaran urine berlebihan
·         Urine memekat atau berlebih
·         Penurunan turgor kulit
·         Haus/mual/anoreksia
(Lynda Juall,2005)




PEMERIKSAAN PENUNJANG
1.Elektrolit serum
Pemeriksaan kadar elektrolit serum sering di lakukan untuk melengkapi adanya gangguan keseimbangan caran dan elektrolit pemeriksan yanng paling sering adalah,natrium kalium,klorida dan ion bikarbonat.
2.pemeriksaan HT(Hematokrit)
Hematokrit adalah proporsi volume darah yang terdiri dari sel darah merah.
Normal nilai HT(Hematokrit)
-laki laki : 40%- 54%
-perempuan :37% -47%
Hematokrit turun menyebabkan hipovalemia
Hematokrit merupakan perbandingan atau proporsi volume sample darah dengan sel darah merah ,jadi pemeriksaan Hematokrit di hubungkan dengan kekentalan darah
3. Ph Urine
Menunjukan tingkat keasaman urin yang mnggambarkan keseimbangan asam basa Ph urin normalnya 4,6 – 8
Pada kondisi oksidasi metabolik keasaman darah yang berlebihan yang di tandai dengan rendahnya kadar bikarbonat dalam darah)
4.Berat Jenis Urine
Normalnya 1,003; 1,030
Berat jenis urine di pengaruhi oleh jumlah urine ,Komposisi urine ,fungsi pemekatan ginjal
Berat jenis urine tinggi :diabetes melitus ,nefrotis akut,demam
Berat jenis urine rendah :stadium terminal,nefritis
                                                                                                                
   (perry potter,2005)





PENATALAKSANAAN
a)      Pemberian cairan intravena untuk yang kehilangan cairan akut atau berat
b)      Frekuensi pemberian cairan yang di dasarkan keparahan,kekurangan,dan respon pasien terhadap penggantian cairan
c)      mobilisasi cairan dengan memposisikan pasien pada posisi terlentang
d)     pengkajian masalah yang berat seperti edema,peningkatan tekanan vena sentral,bunyi nafas dan warna kulit.


KRITERIA HASIL

a)      Berat jenis urine di tingkatkan
b)      Klien memiliki membran mukosa yang lembab
c)      Meningkatkan masukan cairan minimal 2000 ml (kecuali bila kontra indikasi)
d)     Menceritakan perlunya untuk meningkatkan masukan cairan selama stres atau panas
e)      Mempertahankan berat  jenis urine dalam batas normal
f)       Memperlihatkan tidak adanya tanda dan gejala dehidrasi 



NO
INTERVENSI
RASIONAL
1
Kaji tanda-tanda vital
·         Catat perubahan tekanan darah
·         Takikardi
·         Demam
·         Turgor kulit
·         Kelembapan membran mukosa
Untuk mengetahui keadaan umum klien
2
Kaji dan ukur intake dan output sejumlah kecil asupan cairan yang mengandung elektrolit ukur jumlah muntah
Menelan cairan yang sedikit dapat mencegah rasa ingin muntah yang lebih lanjut. Cairan yang mengandung eletrolit mencegah kehilangan cairan lebih lanjut
3
Pemberian makanan dan minuman yang cukup sesuai kebutuhan
Memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh
4
Balik dengan sering,masase kulit, dan lindungi tonjolan tulang
Jaringan rentan terhadap kerusakan karena vasokontriksi dan peningkatan kerapuhan seluler
5
Anjurkan untuk mengurangi garam dan terapkan diit yang tepat
Untuk mrngajarkan pada klien agar tidak terjadi hiprvolemia
6
Kaji identifikasi pengobatan penyebab dasar
Rujuk pada daftar faktor predisposisi/pemberat
7
Kolaborasi dengan dokter pemberian larutan rlektrolit isotonis seperti linger laktat atau Nacl yang sering digunakan
Untuk menggantikan cairan yang hilang
                                       
(Doengoes,edisi 3;Perry Potter,2005)
 

About Me

Foto Saya
anggita priscillia
temanggung, temanggung jawa tengah, Indonesia
Orang aneh dan absurbd 😀
Lihat profil lengkapku